Dendyrizal

Dan Pagi,

1 Komentar

Dan tidak ada pertemuan pagi ini, padahal mendung menggelayut, angin mengaliri helai rambut.

Dan karena tidak bertemu, setidaknya mulai hari ini aku punya kebiasaan baru, menyapamu di pagi hari: hai.

Dan matahari tidak muncul pagi ini, lelah kau cueki. Tapi tenang saja, sepertinya ia tersenyum di atas mendung, karenamu, sepertiku.

Dan lalu kabari aku jika perjalanan menjemputmu, bukan apa, hanya ingin mendoakanmu.

Dan terakhir, kabari lagi jika perjalanan telah usai. Orang rumah, aku, matahari, mendung, angin, siapapun, kabari. Karena selamatmu akan disyukuri.

Iklan

Penulis: masdendy

I'm Indonesian and I proud of it!

One thought on “Dan Pagi,

  1. Ya ampun, itu yang jadi pacar mas Dendi bisa meleleh berjuta kali kalau setiap hari dibuatin puisi. Btw, paling suka baca novel atau buku apa sih, Mas sehingga jadi puitis gini? Hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s