Dendyrizal

Anak SD Bicara ASEAN

1 Komentar

ASEAN, Organisasi Regional yang saya baru benar-benar tahu, meskipun itu tidak seutuhnya. Sejak SD, terutama di mata pelajaran IPS, sudah ada pengenalan terhadap organisasi ini dan semakin berkembang di tingkat-tingkat selanjutnya. Entah kenapa, saya menjadi sangat tertarik ketika berdiskusi dengan teman-teman saya tentang materi-materi seperti politik, geografi, dan hubungan antar negara, dimana salah satu dari bahasannya adalah ASEAN.

Dari dulu saya berpikiran bahwa Indonesia memegang peran sentral di ASEAN, meskipun pemikiran ini hanyalah pemikiran anak SD Kelas 4. Dan sekarang setelah saya menginjak SMK dan kemarin saya menghadiri ASEAN Blogger Festival yang ceritanya bisa dibaca di blog ini, saya mulai menyadari bahwa pemikiran saya ketika masih berstatus sebagai pelajar SD adalah benar dan tepat dalam artian apa yang saya pikirkan telah diperjelas dan ditunjukkan oleh bangsa Indonesia sendiri.

Tetapi meskipun peran Indonesia sangat sentral itu tidak membuat peran bangsa dan negara lain tertutupi dan menghilang, justru dibalik peran Indonesia masih banyak kekurangan di dalamnya dimana kekurangan itu mampu dilengkapi serta ditambah dengan peran negara lain yang juga sentral untuk tumbuhnya ASEAN kedepan.

Disaat China menjadi kekuatan baru dunia yang siap menyaingi Amerika, maka posisi strategis ASEAN pun menjadi taruhannya jika sesama negara ASEAN tidak bersatu. Ada Amerika Serikat  yang siap untuk berkutat di dalam kawasan strategis ini untuk berebut lokasi strategis untuk memberikan perngaruh dengan China yang lokasi geografisnya lebih dekat dengan kawasan ASEAN dan memiliki pengaruh yang notabene lebih besar. Dan karena itulah perjuangan pasar domestik ASEAN semakin berat dan dibutuhkan kekuatan serta perjuangan bersama agar ASEAN mampu bersaing dengan Amerika Serikatdan China.

Maka dari itu dibentuklah Komunitas ASEAN 2015, sebuah gerakan nyata dimana setiap insan ASEAN akan menjadi anggota komunitas internasional berwadahkan ASEAN. Tidak muluk dan tidak mustahil, hanya butuh waktu dan usaha untuk memulai gerakan ini. Akan menjadi sebuah terobosan dan sesuatu yang baru ketika program ini benar-benar terwujud, kita(ASEAN) akan maju bersama-sama menghadapi tuntutan dunia dalam satu ikatan komunitas yang bermisi kan untuk mecapai kedamaian dan kemakmuran regional dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat ASEAN itu sendiri.

Nah, Maka dari itu Komunitas ini harus benar-benar bergerak berbasis kerakyatan, dimana semua kebijaksanaan yang diambil haruslah menjadi sebuah keputusan yang berpihak kepada rakyat ASEAN. Tidak mudah, Iya tidak mudah untuk merealisasikan hal ini mengingat orang-orang ASEAN sendiri berbeda-beda baik agama, ras, tingkat pendidikan, dan tingkat kesejahteraan tetapi segala hal jika dilakukan dengan tepat, benar, dan usaha yang tiada henti yang nantinya akan menghasilkan keberhasilan juga, termasuk di dalamnya jalannya program Komunitas ASEAN 2015 ini.

Zaman pun sudah maju dan berkembang pesat dan sekarang untuk bisa berbagi ide, saran, kritik, serta pujian tidak harus bertatap muka karena sudah ada Internet sebagai alat perantaranya. Nah peran internet adalah sangat penting di dalam berlangsungnya Komunitas ini, dimana jika pertemuan langsung tidak bisa dilaksanakan dan disaat pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan persetujuan rakyat secara langsung Internet benar-benar bisa diandalkan.

Dewasa ini sepertinya sebuah pergerakan sosial tidak akan pernah lepas dari yang namanya “Sosial Media”, mulai dari Twitter, Facebook, Blog, dan sebagainya. Menjadi tabu jika melupakan peran Sosial Media ini untuk mensukseskan program-program Komunitas ASEAN 2015. Dan melalui sosial media pun kini, kerenggangan hubungan yang dahulu terbatas oleh alat komunikasi dan informasi sekarang bisa teratasi, sehingga membuat semua gerakan-gerakan yang berbasis kerakyatan bisa langsung ditelaah, dicermati, dibuat, serta dilaksanakan oleh rakyat masing-masing tanpa harus dipersulit yang membuat rakyat semakin apatis dan antipati akan gerakan-gerakan yang ada.

Dan untuk menjembatani hal itu, didirikanlah Komunitas Blogger ASEAN. Komunitas yang berisi para penggiat-penggiat atau aktivis dunia maya yang berbasis di Sosial Media(blog). Dengan harapan melalui komunitas blogger ini diharapkan tujuan Komunitas ASEAN 2015 yang ingin menyongsong kebijakan-kebijakan berbasis kerakyatan akan mampu tepat sasaran dan tepat guna, sehingga terwujudlah Komunitas ASEAN 2015 yang siap Bersaing, Bersatu, dan Berselaras  untuk mencapai kedamaian dan kemakmuran bersama.

Iklan

Penulis: masdendy

I'm Indonesian and I proud of it!

One thought on “Anak SD Bicara ASEAN

  1. Ping-balik: Update Peserta Lomba Blog ASEAN | ASEAN Blogger Festival 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s