Dendyrizal

Hidup Tanpa Musik Adalah Kesalahan!

7 Komentar

Musik, siapa sih yang tidak pernah menikmati musik? semua manusia pasti pernah mendengarkan musik atau pun menikmatinya, terlepas dari genre apa musik itu. Musik sendiri adalah suatu bahasa Universal, pernah ada di satu video perekaman lagu, dimana band dari Jepang yang bernama Coldrain merekam album di House Of loud di Amerika, yang unik adalah 4 dari 5 personil band tersebut kemampuan bahasa inggrisnya sangatlah kurang tetapi hal tersebut tidak menghalangi proses pembuatan album tersebut karena antara personil band dan personil di studio tersebut saling mengerti melalui musik, karena musik memang bahasa universal yang bisa dipahami oleh seluruh kalangan.

Di Indonesia sendiri musik menjadi seperti suatu hal yang sangat berpengaruh, tetapi untuk saat ini musik Indonesia tidak mampu menemukan jati dirinya. “Musik Indonesia terlalu menuruti kemauan pasar” ya, kebanyakan penyanyi atau group, dewasa ini hanya menyanyi dan menciptakan lagu-lagu yang hanya memiliki pasar yang luas. Cukup miris ketika musik di negeri ini tidak mampu menampilkan ciri khas sendiri dan hanya meniru ataupun mencontoh identitas bermusik bangsa lain. Dan juga dewasa ini lagu-lagu sangatlah bebas menyebar ke berbagai kalangan, dan itu menimbulkan suatu masalah yang benar-benar harus diatasi. Karena sekarang anak-anak kecil pun tidak memiliki musik mereka sendiri, melainkan musik orang dewasa yang sangat tidak cocok untuk didengarkan oleh anak-anak kecil.

Tetapi para musisi di Indonesia sendiri tidaklah semuanya seperti yang saya jelaskan di atas, masih ada yang mampu membuat identitas mereka sendiri, yang mampu berkarya dengan hati, dan yang mampu melawan kemauan pasar dengan tujuan untuk menyaingi hegemoni gaya bermusik bangsa lain yang sudah tersebar luas di negeri ini.

Bicara soal musik yang asik untuk didengar, saya sendiri adalah penyuka musik yang memiliki arti , dalam artian selain musiknya yang masih mampu diterima telinga, liriknya pun mempunyai makna dan pesan di dalamnya. Rock, Blues, Grunge, Keroncong, Pop, Ballad, dan Country adalah beberapa genre yang saya suka.

Bicara soal genre, sebetulnya semua genre itu bagus ditelinga para penikmatnya, tetapi memang selera tidak dapat dibohongi saya lebih menyukai genre-genre diatas. Rock, tahun 70an sampai 90an adalah masa-masa kejayaan musik rock, di Barat ada Scorpions, Led Zeppelin, Deep Purple, Bon Jovi, dan Queen yang saya suka. Rock di Indonesia juga memiliki masa kejayaan di tahun-tahun tersebut, dimulai dengan munculnya God Bless dan banyak band-band rock serta Penyanyi solo yang beraliran rock.

Blues, musiknya yang easy listening mampu menyihir telinga untuk mendengarkannya disaat santai dan mampu membuat tubuh bergerak tanpa diperintah, dan menurut Mas Sabrang alias Noe vokalis Letto, musik yang indah adalah musik yang bisa membuat bagian-bagian tubuh dari orang yang mendengarkannya bergerak dengan sendirinya.

Grunge yang merupakan salah satu genre di dalam rock, memiliki irama yang sedikit lebih cadas dan liriknya pun memiliki makna yang dalam, salah satu contoh bandnya adalah Navicula, band asal Bali yang sudah pernah melakukan sesi rekaman di Record Plant Holywood US.

Keroncong, musik yang sangat identik dengan Indonesia ini saya kenal melalui Bapak saya yang merupakan Penyanyi Keroncong di saat beliau muda. Sedari kecil sebelum tidur akan selalu di putarkan lagu keroncong, dan ini berlaku kepada adik-adik saya yang lain. Di rumah juga banyak bertebaran foto-foto ketika bapak masih menjadi penyanyi dan kaset-kaset keroncong jaman dulu. Dan jujur kemarin disaat acara #ABFI2013 di Solo itu adalah saat pertama kali saya mendengarkan musik keroncong secara langsung dan saya memang sengaja  mengincar untuk datang ke acara tersebut karena dari info yang saya dapat di internet, musik Keroncong di Solo masih menjamur. Dan sebelumnya saya pernah menulis tentang genre ini dan bisa disimak disini.

Pop, saya lebih suka kepada penyanyi solonya serta beberapa band, diantara band-band beraliran pop yang saya suka adalah Letto, kenapa? karena irama lagu mereka yang easy listening dan juga liriknya berisi banyak sekali makna di dalamnya dan juga sangat puitis. Coba dengarkan beberapa lagu mereka yang pernah hits, bermakna bukan? Mereka juga mampu membuat lagu berbahasa inggris yang band pop lain di Indonesia ini masih belum bisa menyaingi, diantaranya Truth Cry & Lie, Ephemere, dan I’ll Find A Way.

Ballad, kemegahan suaranya sudah dibuktikan oleh Ebiet G Ade. Lagu-lagunya yang mampu menyihir para penikmatnya untuk tetap serius tetapi sangat santai disaat mendengarkannya. Dan musik dari Ebiet G Ade mampu menyihir mata yang sudah lama tidak menangis untuk menangis, hati yang sudah lama dingin dan keras akan menjadi hangat dan lembut.

Country, ada Iwan Fals dari Indonesia dan ada Blake Shelton dari Amerika yang saya suka. Musik yang atraktif ini mampu membuat suasana para pendengarnya seperti berada di Amerika di dalam club Country dan bergoyang bersama nadanya.

Dan keasyikan dalam mendengarkan musik sendiri ditentukan oleh selera orang itu sendiri, saya asyik dengan musik ini belum tentu mereka, maka bijaksanalah untuk menyikapi perbedaan ini, karena lewat perbedaan ini bisa lahir genre-genre baru yang akan meramaikan dunia musik.

Iklan

Penulis: masdendy

I'm Indonesian and I proud of it!

7 thoughts on “Hidup Tanpa Musik Adalah Kesalahan!

  1. tulisannya asik sih
    tapi kurang seger kalau gak ada potonya 😀

    salam

  2. Hidup dengan Musik Adalah Kesalahan!! saya yakin si penulis gak terlalu paham dengan islam,,hehe (jika seorang muslim)

    • Saya muslim dan saya paham dengan maksud komentar anda, tetapi saya disini menempatkan diri sebagi seorang penikmat musik dan juga maafkan saya jika ilmu tentang islam saya masih cetek, anda bisa berbagi ilmu tentang islam dengan saya? silahkan, saya akan berusaha untuk menyerap ilmunya 🙂 terima kasih atas opininya.

  3. iwan fals , ebit ge ade, memang top,
    the legend muisk indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s